Megamendung, Bogor – Silaturahim Nasional (Silatnas) 2026 TAUD SaQu dan MIT SaQu Wadi Mubarak resmi dibuka pada Selasa (7/7/2026) di Hall Islamic Center Wadi Mubarak, Megamendung, Bogor. Kegiatan ini diikuti para pengelola TAUD SaQu dan MIT SaQu dari berbagai cabang di seluruh Indonesia sebagai ajang mempererat ukhuwah, menyatukan visi, serta memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Setelah sebelumnya mengikuti rangkaian pembinaan secara daring, para peserta akhirnya bertemu secara langsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Silaturahim Nasional menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus membangun kolaborasi antarcabang dalam mengembangkan pendidikan Qur’ani yang berkualitas.


Baca:
– Islamic Center Wadi Mubarak Gelar Wisuda Akbar ke-V, 181 Mahasiswa dan Mahasantri Diwisuda
– Yayasan ICWM Perkuat Jaringan Pendidikan Global Melalui Kerja Sama dengan Maktab Ma’ahid Riyadh Arab Saudi
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua Panitia. Selanjutnya, KH. Dr. Didik Haryanto, Lc., M.Pi. menyampaikan tausiyah bertema Quranic Parenting. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa pembentukan karakter anak merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan lembaga pendidikan. Sinergi yang kuat antara orang tua dan sekolah menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an dan berakhlak mulia.
Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. H. Agus Sarifudin, S.Pd., M.M. melalui dua sesi bertajuk Strategi Pendampingan Lembaga Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan. Ia mengulas pentingnya penguatan tata kelola lembaga, sistem pendampingan yang berkesinambungan, serta strategi pengembangan agar setiap satuan pendidikan mampu bertumbuh secara profesional dan adaptif menghadapi berbagai tantangan.
Pada sesi selanjutnya, Ustadzah Nihayah, Lc. mengajak peserta menjadi Ahlul Qur’an melalui materi Kun Ahlul Qur’an. Beliau mengingatkan bahwa seorang pendidik tidak hanya bertugas mengajarkan Al-Qur’an, tetapi juga meneladankan nilai-nilainya dalam setiap aspek kehidupan dan proses pembelajaran.


Menjelang sore, peserta mendapatkan materi dari Syeikh Khalid bertema Membangun Manusia Sejak Usia Dini. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak masa emas perkembangan anak sebagai fondasi pembentukan generasi yang unggul.
Hari pertama Silaturahim Nasional 2026 ditutup dengan sesi dari Prof. Dr. Anwar Effendi, M.Si. yang disampaikan secara daring melalui Zoom. Dalam pemaparannya, beliau membahas strategi membangun komunikasi yang efektif serta hubungan positif antara sekolah dan orang tua sebagai mitra utama dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan.
Melalui rangkaian materi yang sarat ilmu dan inspirasi, Silaturahim Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan kapasitas para pengelola TAUD SaQu dan MIT SaQu dari seluruh cabang di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan dan visi yang sama, seluruh peserta diharapkan mampu memperkuat sinergi, meningkatkan mutu lembaga, serta terus menghadirkan pendidikan Qur’ani yang memberikan manfaat luas bagi umat.
Dapatkan Informasi terkini dengan mengikuti saluran https://whatsapp.com/channel/ICWM
Informasi Pesantren Lansia dapat diakses melalui
Admin Wisata Qur’an Wadi Mubarak
https://wa.me/62 813-8324-9346
