Pondok Kopi, Wadimubarak.com – Ahad (22/01/2023) Tahfizh Anak Usia Dini Sahabat Qur’an (TAUD SaQu) Pondok Kopi mengadakan Liqo’ terbatas untuk peserta dari kalangan sendiri, yaitu wali santri TAUD SaQu yang terhimpun dalam HIWARI (Himpunan Wali Santri).

Mengangkat tema “Menjadi Shalih Sebelum Meminta Anak Shalih” adalah pembahasan yang sangat tepat bagi para wali santri untuk dapat ber-muhasabah diri.

Membuka acara, Lutfi Ahmad Arfah (5 tahun) siswa Kelas Alif Tsani didaulat untuk mengumandangkan tilawah surah At-Tin. Dan hal ini dapat dibawakan dengan baik olehnya.

Bertempat di aula lantai 2 Gedung TAUD Pondok Kopi, acara rutin bulanan ini dihadiri oleh sekitar 30 orang ummahat wali santri TAUD Pondok Kopi.

Dalam sambutan sebagai Koordinator TAUD Cabang Khusus, Ustadz Nur Alamsyah, S.Pd.I. mengingatkan para wali santri untuk tetap menjalin ukhuwah antar wali santri. Jalinan ukhuwah tersebut tidak sebatas di cabang saja namun dapat dijalin dengan para pengajar di TAUD SaQu Pusat.

Baca Juga:
– Seminar Qur’anic Parenting TAUD SaQu Korwil Sumbar-Riau
– 16 Alasan Untuk Tidak Berlebihan Memberikan Nasihat Kepada Anak (Bag. 2)
– Sukses Menghafal Al-Qur’an Ala Sang Turjumanul Qur’an
– Korwil TAUD SaQu Aceh Adakan Seminar Nasional Qur’anic Parenting

Di sesi tausiyah, Ustadz Abu bakri Lc., M.Ag mengingatkan mengenai kisah atau ayat Al-Qur’an yang harus diambil ibrohnya untuk diamalkan pada kehidupan kita sehari-hari khususnya dalam mendidik anak untuk menjadi anak shalih.

Menjadi shalih adalah kewajiban individu, terkhusus bagi orang tua yang ingin anaknya pun menjadi shalih. Maka sebagai orangtua tidak hanya bisa memerintah anak untuk berbuat kebaikan dan keshalihan, namun ia juga harus menjadi contoh bagi anak-anaknya tersebut.

Menjadi teladan sebagai panutan bagi anak dalam keseharian adalah hal yang harus ditunjukkan oleh orangtua. Sehingga anak sebagai peniru ulung akan prilaku orangtua akan memberikan dampak yang positif pula dalam keseharian.

Menutup sesi tausiyah, beliau pun menegaskan bahwa Allah ﷻ akan memberikan balasan dari setiap usaha yang dikerjakan oleh manusia. [Salwa]

Ed.: Al.Choer

Advertisement
Artikulli paraprakSeminar Qur’anic Parenting Korwil Sumbar-Riau
Artikulli tjetërKupas Tuntas Riwayat Hafsh an Ashim Jalur Syatibiyyah (Bagian ke 3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini