Bogor, 20 Juni 2026 – Program I’dad Mu’allimat li Raudhatil Athfal (I’dad) Wadi Mubarak menyambut positif terjalinnya kerja sama antara lembaga pendidikan Wadi Mubarak dengan Maktab Ma’ahid Riyadh, Arab Saudi, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Wadi Mubarak dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam melalui penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik, serta pengembangan manajemen pendidikan yang profesional.
Bagi I’dad Mu’allimat Wadi Mubarak, kemitraan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan calon pendidik anak usia dini yang memiliki kompetensi keislaman, kemampuan pedagogis, serta karakter yang kuat.

Melalui program-program yang disepakati, seperti pengembangan pembelajaran Al-Qur’an, bahasa Arab, peningkatan kualitas tenaga pendidik, dan pendampingan akademik, diharapkan kualitas pendidikan dan pembinaan peserta didik semakin meningkat.
Mudir I’dad Mu’allimat Wadi Mubarak, Ustadz Muhammad Tsabit Al-Jundi, menyampaikan bahwa penguatan kerja sama internasional merupakan langkah penting dalam memperluas wawasan pendidikan sekaligus memperkaya pengalaman belajar bagi para mahasiswi calon pendidik.
“Kerja sama ini menjadi peluang yang sangat baik bagi I’dad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan calon guru. Kami berharap berbagai program yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dalam membentuk pendidik muslimah yang memiliki kompetensi profesional, pemahaman syar’i yang kuat, serta kemampuan mendidik generasi sejak usia dini,” ujarnya.
Selain berfokus pada pembinaan calon pendidik, I’dad Wadi Mubarak juga membawahi Taud SaQu dan MIT SaQu sebagai lembaga pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar yang menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam proses pembelajarannya. Oleh karena itu, kerja sama dengan Maktab Ma’ahid Riyadh diharapkan memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi mahasiswi I’dad, tetapi juga bagi pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan kualitas pembelajaran di Taud SaQu dan MIT SaQu.
Ustadz Tsabit juga menyampaikan bahwa sinergi internasional ini membuka peluang bagi seluruh unit pendidikan di bawah naungan I’dad untuk terus berkembang dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Dengan adanya pendampingan akademik, penguatan pembelajaran Al-Qur’an dan bahasa Arab, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik, diharapkan Taud SaQu dan MIT SaQu semakin mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul sejak usia dini.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang lahirnya berbagai program pengembangan yang mendukung visi I’dad dalam mencetak muslimah pendidik yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi dalam pendidikan generasi masa depan.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, I’dad Wadi Mubarak optimistis dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan memperkuat perannya dalam mencetak pendidik muslimah yang profesional serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.
Kerja sama ini juga sejalan dengan misi I’dad untuk menghadirkan pendidikan yang memadukan penguasaan ilmu syar’i, keterampilan mendidik anak usia dini, dan pembentukan karakter Islami, sehingga para lulusan mampu menjadi pendidik yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam.
