Untuk kesekian kalinya Sekolah Tingi Ilmu Ushuluddin Wadi Mubarak (STIU-WM) bersama dengan Markaz Iqra Wadi Mubarak, salah satu unit kerja di struktur Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Bogor Jawa Barat memberikan Ijazah Sanad Qiro’ah kepada 12 (dua belas) mahasiswanya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keinginan STIU-WM untuk terus berkontribusi menjaga keotentikan Al-Qur’an berupa pemberian sanad sebagai bentuk standarisasi bacaan Al Quran sebagai mana bacaan Nabi ﷺ.

Selain dihadiri oleh beberapa Pengajar dan Masyayikh pembimbing tahfizh yang berada dalam naungan STIU-WM, penganugerahan ini pun secara khusus disaksikan oleh Syaikh Hamid Akram Al-Bukhari, beliau adalah seorang Musnid (orang yang memiliki banyak sanad) dan juga Muqri’ (orang menguasai berbagai qira’at) yang diburu para penuntut ilmu di seantero dunia.

Kehadiran Syaikh Hamid Akram Al Bukhari walau secara daring dari Madinah Al-Munawwarah ini menambah antusias peserta dalam melafalkan bacaannya.

Simak Kegiatan [LIVE STREAMING] Khataman Sanad Mahasantri Islamic Center Wadi Mubarak

Kegiatan penganugerahan sanad yang dibuka sejak pagi hari Jum’at (8/8/22) di Masjid Jami’ Wadi Mubarak ini pun akhir dari kegiatan Sardul Qur’an yang digelar sejak Ahad (31/7) hingga kamis (4/8) dengan memperdengarkan 7 orang mahasiswa untuk membacakan hafalannya dengan sekali duduk. Dalam sehari ada 2 santri yang memperdengarkan hafalan bil ghoib didampingi musyrif (pembimbing) masing-masing.

Ada beberapa syarat yang harus dilakukan untuk mengambil sanad di lingkungan STIU-WM, yaitu: hafal Al-Qur’an dengan mutqin (kuat); memiliki bacaan Al Quran yang benar sesuai kaidah tajwid; menghafal matan Tuhfatul Athfal dan Jazariyyah beserta syarahnya dan juga menyetorkan hafalan 30 juz kepada pembimbing atau syaikh yang direkomendasikan oleh Markaz Iqra’ Wadi Mubarak.

12 mahasiswa yang dianugerahkan sanad qira’ah pada kegiatan ini adalah:
1. Imam Mu’tashim, semester 8 asal Solo
2. Jahid Aminudin, semester 8 asal Bandung
3. Irvan Rahmatullah, semester 8 asal Kuningan
4. Fadel Fahmi Albani, semester 8 asal Pati
5. Thoriq Mumtaz, semester 8 asal Garut
6. Muhammad Gemilang Muttaqin, semester 8 asal Depok
7. Iqbal Syahrul Mubarak, semester 8 asal Ponorogo
8. Muhammad Hilmi Ulwan, semester 8 asal Jakarta
9. Muhammad Sholeh, semester 8 asal Polewali Mandar
10. Ahmad Jundiyan Azhari, semester 8 asal Lombok
11. Faikar Mujaddid, semester 6 asal Cirebon
12. Riduan Adhi Chandra, semester 6 asal Palembang

Baca Juga:
Penganugerahan Sanad Qiraah di ICWM
ICWM Gelar Daurah Huffazh Wahyain

– Temu Wali Santri Mahabbah Boarding School (MBS)
 Wujudkan Kota Tahfiz, Wali Kota Padang Kunjungi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor

Sedangkan ketentuan yang diberlakukan untuk lulus Sardul Qur’an (khataman Al-Qur’an sekali duduk atau satu hari) yakni: melafalkan hafalan Al-Qur’an 30 juz bil ghoib (tanpa melihat Al-Qur’an) dengan minimal dua orang penyimak; kesalahan dalam melafalkan hafalan tersebut tidak lebih dari 30 kesalahan; dimulai dari pagi hari hingga selesai melafalkan seluruh hafalannya, biasanya hingga malam hari.//

Sumber berita: Markaz Iqra’ Wadi Mubarak/Irsyad Husnul Hidayat
Ditulis oleh: Al.Choer
Photografer: Zulfikar Az-Zacky Ula
YouTube Live Steaming: Tim IT WM

Advertisement
Artikulli paraprakSetiap Anak Unik
Artikulli tjetërPerdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini