Mahabbah Boarding School tingkat SMP-SMA khusus akhwat sebagai salah satu pondok cabang Wadi Mubarak menggelar agenda silaturrahmi dan temu wali santri angkatan pertama.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini digelar pada Sabtu, 16 Juli 2022 diikuti oleh 47 santri baru di tingkat SMP dan SMA beserta para walinya.

Turut hadir pengurus Mahabbah Boarding School (MBS), Penasehat MBS Ustadz Abu bakri, Lc. M.A., Direktur Program MBS Ustadz Ilham Akbar, S.H.I, dan para Ustadzah pengajar MBS.

Selain itu, jajaran pimpinan Islamic Center Wadi Mubarak pun turut hadir, diantaranya: Ustadz Shohib Saifi, S,Ag. M.Ag., Ustadz Rozuq Al-Qomar, S.Ag., Ustadz Mujiyanto, Ustadz Zainal Arifin, S.E.

Acara dilaksanakan selepas makan siang, beberapa wali santri telah hadir sejak pukul 7 pagi. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh siswi-siswi berprestasi MIT SAQU, ananda Dita, Vita, dan Arin.

Dilanjutkan sambutan oleh Ustadz Shahib Saifi selaku ketua Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM), beliau memaparkan terkait profil Wadi Mubarak dan bagaimana Mahabbah Boarding School ini lahir terinspirasi dari salah satu syekh pengajar di masjid Nabawi (Syekh Jarullah Hafidzahullah) sehingga lahirlah suatu konsep yang cocok untuk diaplikasikan pada cabang Islamic center Wadi Mubarak, maka terbentuklah Mahabbah Boarding School.

Baca Juga:
– Kesulitan Menghafal Al-Qur’an?
– Penerimaan Santri Baru Ma’had Tahfizh Al-Arqam TA. 2022-2023
– Pembukaan Ujian Tasmi’ Dan Lajnah 30 Juz

Beliau juga menyampaikan beberapa nasehat (wejangan) untuk bekal para calon-calon santri Mahabbah Boarding School.

Tak lupa sebagai pengingat bagi seluruh hadirin, Ust. Abu Bakrie menyampaikan tausiah tentang keutamaan seorang anak sholeh terlebih yg hafal Al-Qur’an sebagai qurrota a’yun bagi orang tuanya. Kemudian beliau menyampaikan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda “Penghafal Al-Quran akan datang pada hari kiamat, kemudian akan berkata, ‘Ya Tuhanku, berikan lah perhiasan (kepada orang yang membaca al-Quran’), kemudian orang itu dipakaikan mahkota karomah (kemuliaan).

Diakhir, beliau menyampaikan bahwasannya mengantarkan anak ke pondok untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an adalah investasi terbaik orang tua di hari kiamat kelak.

Berita: Muhammad Zimly Assiddiqi
Editor: Al.Choer
Photo: IT-WM/Teguh

Advertisement
Artikulli paraprakFenomena Malas Shalat di Kalangan Remaja
Artikulli tjetërICWM Gelar Daurah Huffazh Wahyain

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini