Dilahirkan di Sumenep pada tanggal 28 Desember 1991, Ustadz Miftahul Arifin, Lc., yang biasa dipanggil dengan ustadz Miftah merupakan anak pertama dari 2 (dua) saudara. Mendapatkan pengajaran Al-Qur’an pertama kali dari ayahnya, Abdurrahman, S.Pd.I yang senantiasa mengajar di surau miliknya.

Setelah menamatkan pendidikan dasar di kampung halamannya, ia melanjutkan menuntut ilmu ke pondok pesantren Al-Amien Prenduan Madura, pondok pesantren dengan ribuan santri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hingga lulus pada tahun 2009.

Baca Juga:
Pengajar Islamic Center Wadi Mubarak Menjadi Juri Lomba Di Saudi Arabia
ICWM Rilis Buku: 25 Kiat Agar Anak Cinta Al-Qur’an

Berbekal informasi yang didapat di masa-masa akhir menjadi santri di Ponpes Al-Amien, maka ia memilih untuk fokus mendalami dan menghafal Al-Qur’an di Lembaga Kaderisasi Imam dan Da’i (eLKID) Islamic Center Wadi Mubarak Bogor Jawa Barat di bawah asuhan Dr. Didik Hariyanto, Lc., M.P.I., hingga dapat menyelesaikan hafalannya 30 Juz di tahun 2010.

Selama menjadi santri di Wadi Mubarak dalam menghafal Al-Qur’an dan mempelajari ilmu-ilmu syari’at, ia merasakan keberkahan yang amat terasa dalam hidupnya. Salah satunya adalah dengan diberi kesempatan untuk dapat melanjutkan studi S1 di Universitas Al-Qur’an Dan Ilmu Keislaman Yaman, hingga dapat diselesaikan dengan baik pada tahun 2014.

Disela-sela kesibukannya menjalani pendidikan kesarjanannya di Yaman, ia pun menyempatkan diri untuk dapat menimba ilmu bidang tajwid dan qiraat dari para masyayikh Yaman dan Madinah.

Jerih payahnya dalam menuntut ilmu bidang tajwid dan qiraat membuahkan hasil yang patut disyukuri, yaitu dengan mendapatkan beberapa ijazah dari masyayikh. Diantaranya:

  • Ijazah riwayat Hafs ‘an Ashim jalur Syatibiyah dari Syaikh Ibrahim Ahmad Muhamad Al’imad
  • Ijazah riwayat Hafs ‘an Ashim jalur Al-Rauwdhah dari Syekh Nashir Khamis Al-Misyjari
  • Ijazah Qiraat Imam Ashim jalur Syatibiyah dari Syekh Sa’ad Bin Yaslam Al Khanbary, Syekh Nashir Khamis Al-Misyjari dan Syekh Qurra’ Mesir Ahmad Isa Al-Ma`sharawi
  • Ijazah Qiraat Sab’ah jalur Syatibiyah dari Syekh Sa’ad Bin Yaslam Al Khanbary
  • Ijazah Nazham dalam bidang Tajwid dan Qiraat seperti Tuhfatul Athfal, Jazariyah, Syatibiyah dan lainnya.

Baca Juga: Penganugerahan Sanad Qira’ah Di Islamic Center Wadi Mubarak

Salah satu karyanya berupa buku Syarah Matan Tuhfatul Athfal dan Syarah Muqaddimah Jazariyyah yang banyak digunakan oleh para penuntut ilmu khususnya bidang tajwid dan qiraat.

Dalam mendedikasikan keilmuan yang telah dikuasinya, ia didaulat menjadi salah satu Dewan Penasehat di Markaz Iqra’ Wadi Mubarak, yaitu lembaga yang khusus menangani pemberian sanad qiraat kepada santri di Islamic Center Wadi Mubarak Bogor Jawa Barat.

Oleh: Al.Choer

Advertisement
Artikulli paraprakPengajar Islamic Center Wadi Mubarak Menjadi Juri Lomba di Saudi Arabia
Artikulli tjetërTARAWIH PART-1

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini