Rabu, (12/10) bertempat di Maqari Qur’aniyah Madinah Munawwarah Saudi Arabia, salah satu alumni sekaligus pengajar Islamic Center Wadi Mubarak (ICWM) Ustadz Fahmi Zukfikar, S.Ag berhasil memperoleh Ijazah Sanad Al-Qur’an Riwayat Hafs ‘An ‘Ashim dari fadhilatu Syaikh Muhammad Tamim az-Zu’bi hafizhahullah ta’ala.

Syaikh Muhammad Tamim az-Zu’bi merupakan seorang ulama qiraah terkemuka dunia. Di usia 13 tahun, beliau sudah menguasai Qiroah ‘Asyar, yaitu qiraat yang disandarkan kepada 10 (sepuluh) Imam Qurro’.

Sejak tahun 1975, beliau menjadi guru qiroah di Masjid Nabawi dan hingga kini mengasuh Lembaga Al-Qur’an Jamiyyah Maqari Qur’aniyyah di Madinah Al-Munawwarah bersama para masyayikh pemberi ijazah sanad lainnya.

Oleh karena itu banyak penuntut ilmu yang mencari beliau untuk tadrib sanad darinya. Namun untuk dapat duduk berhadapan dengan beliau dan menyetorkan hafalan bukanlah perkara mudah.

Baca Juga: 
Pimpinan ICWM Dampingi Gubernur Riau H Syamsuar Jalin Kerjasama Dengan IsDB Dan MWL
 4 (Empat) Pengajar ICWM Tadrib Sanad Di Kota Suci Madinah Al-Munawwarah
 Syaikh Abdullah Bin Muhammad Al-Jarullah Berkunjung Ke ICWM
 12 Mahasiswa STIU-WM Dianugerahi Sanad Qira’ah

Banyak kisah dari para penuntut ilmu yang sangat ingin tadrib sanad ke beliau namun belum kesampaian karena tingginya standar kualitas yang beliau terapkan bagi yang ingin mendapatkan sanad dari beliau.

Salahsatunya adalah bahwa murid harus tidak memiliki kesalahan dalam hafalannya, hal ini karena kedudukan beliau dalam qiroah adalah muhaqqiq yaitu yang meneliti dan membenarkan bacaan.

Sehingga dalam menerima dan memberikan ijazah sanad Al-Qur’an, beliau sangat ketat. Tidak ada bacaan yang bertambah maupun berkurang sedikitpun sebagaimana yang beliau terima dahulu.

Baca Juga:
– Perdana Dan Istimewa: Wadi Mubarak Mewisuda 363 Penghafal Al-Qur’an

 Syaikh Prof. Dr. Thoriq Bin Abdullah Hajjar Kunjungi STIU-WM
 Tutup Daurah Huffazhul Wahyain; 3 (Tiga) Mahasiswa STIU-WM Dapatkan Umroh Gratis

Menurut beliau, untuk menjaga kemurnian bacaan maka tidak ada kesalahan yang dapat ditolerir.

Oleh karena itu, dengan berhasilnya salah seorang pengajar ICWM mendapatkan sanad Al-Qur’an dari ulama sekaliber beliau patutlah disyukuri. Dan ini merupakan sejarah baru bagi Islamic Center Wadi Mubarak sejak didirikan pada tahun 2008. (Al.Choer)

🏆 Informasi Pendaftaran 👇
Informasi Pendaftaran Islamic Center Wadi Mubarak 2023-2024

Advertisement
Artikulli paraprakMatan Jazariyah: Bab Maqthu’ Maushul (bag. 1)
Artikulli tjetërLima Gaya Kepengasuhan (Bag 2) – Mencari Ayah Yang Hilang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini