Setelah hari Jum’at lalu berkunjung ke Islamic Center Wadi Mubarak untuk memberikan tausiyah kepada seluruh santri, kemarin (Sabtu, 23/6) Syaikh Dr. Abdullah Bin Muhammad Bin Sulaiman Al-Jarullah hafizhahullah menyempatkan hadir untuk berkunjung ke Mahabbah Boarding School yang juga merupakan pondok cabang dari Islamic Center Wadi Mubarak.

Kedatangan beliau ke Mahabbah Boarding School disambut oleh Ustadz Abu Bakri, Lc., M.A selaku Penasehat Mahabbah Boarding School, juga turut hadir Ustadz Shohib Saifi, M.A selaku Ketua Yayasan Islamic Center Wadi Mubarak, dan segenap civitas akademik Mahabbah Boarding School.

Dalam kunjungannya, Syaikh Dr. Abdullah Jarullah memberikan motivasi kepada santriwati Mahabbah Boarding School dengan menceritakan pengalaman hidupnya. Beliau juga membeberkan 4 kunci yang harus dimiliki bagi seorang penuntut ilmu.

Diterangkan bahwa 4 kunci sukses yang harus dimiliki tersebut adalah:

1) Ikhlas
Point mendasar yang wajib dimiliki seorang pembelajar ilmu adalah ikhlas. Oleh karena itu seorang yang menuntut ilmu juga harus meluruskan niatnya dengan hanya bersandar kepada Allah. Faktor ikhlas juga yang dapat mendatangkan keberkahan Allah kepada seseorang penuntut ilmu.

2) Sabar
Berbicara pentingnya sabar, para sahabat dan ulama terdahulu telah memberikan keteladan pada kita. Buah dari kesabaran mereka dalam menuntut ilmu menghasilkan pemahaman ilmu yang mereka miliki menjadi amat luas dan dalam.

Baca Juga:
Syaikh Abdullah Bin Muhammad Al-Jarullah Berkunjung Ke ICWM 
Temu Wali Santri Mahabbah Boarding School (MBS)
 Wujudkan Kota Tahfiz, Wali Kota Padang Kunjungi Islamic Center Wadi Mubarak Bogor
– Motivasi Satria Antoni PhD dihadapan Civitas Akademika STIU Wadi Mubarak

3) Semangat Yang Tinggi
Dalam realitanya, semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu hadir dari keinginan yang kuat. Pada point ini Syaikh Jarullah sedikit bercerita tentang masa muda beliau saat berkuliah di Fakultas Kedokteran. Saat itu beliau memiliki tekad untuk bisa menjadi seorang yang alim dalam ilmu Al-Qur’an dan juga qiroat. Sehingga atas izin Allah melalui tekad dan keinginan yang kuat itu, Allah wujudkan apa yang menjadi harapan beliau.

4) Doa
Pada point ini beliau tak lupa menerangkan akan urgensi doa, tidak hanya untuk para pembelajar ilmu, juga untuk para pengajar. Dalam sesi ini beliau menukil kisah Imam Nawawi yang selalu berdoa supaya Allah menjadikannya mencintai ilmu melebihi cintanya unta kepada air di saat keadaan sangat haus.

Seluruh kunci-kunci kesuksesan yang sudah beliau jalani dan rasakan sendiri, alangkah baiknya dapat kita tiru dan amalkan dengan harapan keberhasilan beliau menjadi seorang ahli ilmu Qur’an dan juga seorang dokter specialis ternama di Kota Suci Madinah bisa kita tiru dalam kehidupan kita masing-masing dan juga bisa motivasi bagi generasi pelanjut kebaikan kita kelak nanti.

Berita/Photo: Ilham Akbar
Editor: Al.Choer

Advertisement
Artikulli paraprakSyaikh Abdullah Bin Muhammad Al-Jarullah Berkunjung Ke ICWM
Artikulli tjetërSetiap Anak Unik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini